Pertanyaan

question-mark-1872634_1920.jpg

Tanpa pertanyaan-pertanyaan yang mengganggu, kita akan sulit terdorong mencari jawaban-jawaban. Berlelah-lelah kesana-kemari karena nyatanya di samping ada yang mudah dijawab ada pula yang jawabannya membikin kepala pusing saking sulitnya pertanyaan itu dipecahkan. Pertanyaan yang melayang-layang membayang membuat kita terus memiliki gairah untuk tak cepat menyerah dalam berusaha mendapatkan.

Pertanyaan-pertanyaan seringkali membuat rasa nyaman jadi berkurang kadarnya. Namun hal itu justru membuat kita terus bergerak merangkaikan tanggapan bagi setiap pertanyaan, baik yang hadir atas dasar penasaran maupun yang datang belakangan akibat terdistraksi pertanyaan orang lain.

Pertanyaan-pertanyaan membuat kita mengoperasikan pikiran sambil mencari-cari sandaran pendapat yang mendukung anggapan dasar dan kasar kita. Intinya, timbul banyak pertanyaan di benak sangat bermanfaat agar manusia tak pernah lelah mengembangkan dirinya lewat aktif terus meminta penjelasan atas resah dalam dirinya.

Penemuan-penemuan monumental yang dicatat sejarah berawal dari pertanyaan-pertanyaan yang lahir dari orientasi membawa maslahat bagi banyak manusia. Bagaimana jika? Apakah bisa membuat alat dengan prinsip ini? Mengapa hal ini bisa terjadi? Kenapa harus demikian?

Pertanyaan semisal itu merasuki kepala-kepala orang yang menjadikan berpikir sebagai kesenangannya. Tak peduli waktunya habis untuk memanen kegagalan demi kegagalan. Yang terpenting penting ia mendekat dengan apa yang dipertanyakan dalam hidupnya. Kepenasaranan tersebut lalu diikuti dan menjadi bahan bakar agar tak menyerah pada lelah terus mencari kunci untuk membuka gerbang atas hal-hal yang dianggap benar.

Manusia-manusia yang menerima apa adanya satu kondisi yang dihadapi akan terjebak dalam mekanisme rutinitas yang menjemukan. Mengerjakan dengan tanpa tahu alasan kenapa harus dilakukan. Persis seperti kerbau dicocok hidungnya, tak bisa berontak. Menurut saja pada pemiliknya.

Teruslah mempertanyakan! Teruslah mencari! Teruslah membongkarpasang jawaban! Teruslah menemukan! Yang membedakan manusia dengan makhluk hidup lainnya adalah otak yang diberi kemampuan untuk mengolah informasi sedemikian canggih. Tak sayangkah kalau modal yang tinggi nilainya ini dianggurkan begitu saja tanpa dioptimalkan?

 

Muhammad Irfan Ilmy | Bandung, 28 April 2017

sumber gambar: Pixabay.com 

Advertisements
Pertanyaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s