Ketika Bingung Datang

maze-1706853_1920.jpg

Malam Senin kemarin saya tiba-tiba linglung sendiri. Saya memutuskan melangkahkan kaki untuk menyedot lembaran biru uang barang selembar saja. Sengaja tak mengendarai motor. Saya hanya ingin menikmati perjalanan. Seperti biasa, di perjalanan saya sering begitu mudah merenung tentang banyak hal.

Dan sialnya ATM BNI tiba-tiba eror. Entah karena apa. Mungkin lelah seharian melayani pengunjung yang tak pernah tahu berterimakasih atau sedang didera linglung juga seperti saya. Please, jangan ikut-ikutan linglung dong.

Pikiran saya sempat membujuk kaki untuk mau berjalan kea rah bawah menghampiri ATM lainnya. Kali saja ATM di sana tidak sedang pundung. Pikiran saya pun mengusulkan untuk mengambil uang di ATM bank lain menggunakan fasilitas ATM bersama. Konsekuensinya uang senilai 7.500,- harus raib dengan percuma. Saya lalu tak menggubris ke-2 masukan itu.

Di salah satu sudut kampus, tepatnya teater terbuka UPI, nampaknya sedang ada acara. Ramai sekali. Saya berjalan ke arah riuh itu. Ternyata sedang ada acara dari keluarga FPBS. Saya duduk beberapa meter dari pusat keramaian itu ketika satu kelompok penampil sedang membacakan puisi Joko Pinurbo berjudul kamus kecil yang disertai musik-musik pengiringnya. Saya cukup menikmati ketika puisi itu dibacakan karena memang familiar dengan puisinya.

Sambil memasang kuping dengan cermat, saya memainkan HP, membaca ulang tulisan-tulisan di blog favorit. Suara riuh rendah datang dari orang-orang yang sedang berbahagia, atau berupaya berbahagia menutupi kesedihan atas setiap masalah yang tengah dihadapinya. Saya pun mencoba bahagia tapi tak bisa waktu itu.

Saya hanya berusaha tetap waras saja dengan mengerahkan kekuatan untuk menekan kemungkinan-kemungkinan terburuk. Saya jadi merenung bahwa memang ketika banyak hal yang menyita perhatian untuk dipikirkan bisa sebegitu dahsyatnya membuat menggoncang jiwa.

Wajar saja apabila banyak yang terlalu mengandalkan dirinya sendiri dalam berbuat segala hal lantas keinginannya tak tercapai pada akhirnya tak sedikit yang jadi gila, frustasi sejadi-jadinya. Bahkan lebih parahnya ada pula yang memutuskan mengakhiri hidupnya. Di sini terlihat jelas bahwa manusia adalah makhluk yang lemah tak berdaya jika tak ada yang memberdayakan.

Saya membayangkan bila manusia tak memiliki tempat mengadu atas setiap masalahnya, bagaimana mereka akan sangat tahan dengan desakan-desakan permasalahan hidup yang terkadang memang dirasa berat.

Maka dari itu, sangat perlu menjalin komunikasi yang baik dengan sang Maha Pengatur hidup ini. Ia lah yang tak pernah risih dengan aduan manusia. Di mana setiap permasalahan turun atas kehendaknya dengan tujuan menguji, sejauh mana manusia memosisikan-Nya sebagai tempat kembali, tempat mengadu.

Lintasan-lintasan yang lewat di pikiran, lalu lintas keresahan di liang-liang perasaan tak akan pernah bisa dihambat adanya. Semua itu akan terus hadir silih berganti. Dari yang saya rasakan pada malam itu, di mana saya juga tak tahu saya begitu bingung ingin apa dan harus bagaimana menyikapinya, ada poin berharga yang didapatkan. Bahwa masalah berupa kekacauan pikiran dan perasaan tak baik kalau dipendam sendiri. Diceritakan lebih bisa membuatnya berkurang. Dan yang paling setia menyimak dan tak pernah mengecewakan adalah yang Maha Memiliki manusia, Dialah Allah Swt.

. . .

Acara pun berakhir. Saya kembali mendatangi ATM tadi. Dan akhirnya normal kembali. Setelah mengambil uang, saya pulang. Tiba-tiba perut saya lapar, mungkin efek dari berpikir cukup dalam. Tidak baik sebenarnya makan sekitar jam 11-an malam. Tapi bagaimana lagi, saya ingin makan. He. Masih mending lah daripada lari pada perkara yang tidak-tidak.

Fix, sedang dibelajarkan ini mah. Hatur nuhun Gusti Allah.

Eh, sekarang teh Hari Pendidikan Nasional kan yah. Selamat. Semoga kondisi pendidikan Indonesia kian membaik. Semua pihak makin merasa terpanggil untuk menambal hal-hal yang bolong di dalamnya.

Muhammad Irfan Ilmy | Bandung, 2 Mei 2017

sumber gambar: Pixabay.com

Advertisements
Ketika Bingung Datang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s