Ramadhan #11: Sandal yang Ter(Di)tukar

Hal ini berulang kali saya alami setelahnya salat di masjid. Sandal yang dipakai untuk berangkat menuju masjid jadi berganti rupa tak seperti sebelumnya. Jumlah tepatnya saya tak serajin itu menghitung sudah berapa kali sandal jepit saya tertukar–atau barangkali sebagiannya sengaja ditukar. Barusan sekali—ketika jurnal ini mulai ditulis—habis salat ashar, ketika saya keluar dan akan mengenakan […]

Read more "Ramadhan #11: Sandal yang Ter(Di)tukar"

Ramadhan #10: Belajar Tawadu

Aladin menyembunyikan lampu wasiatnya “malu” Samson tersipu – sipu, rambut keramatnya ditutupi topi “rapi – rapi” david coverfil dan rudini bersembunyi “rendah diri” entah, andai Nabi Musa bersedia datang membawa tongkatnya amplop – amplop di negeri amplop mengatur dengan teratur Hal – hal yang tak teratur menjadi teratur Hal – hal yang teratur menjadi tak […]

Read more "Ramadhan #10: Belajar Tawadu"

Ramadhan #9: Nilai Guna

Nilai sesuatu ternyata tak konstan. Seiring kegunaannya yang mulai berkurang atau bahkan raib sama sekali, maka harga jualnya jadi menurun. Orang jadi tak tertarik lagi untuk memiliki sesuatu itu karena hanya makan tempat saja tapi manfaatnya tak ada. Beberapa minggu ke belakang Reyza (adik tingkat yang sering nginep di kontrakan) membereskan botol-botol air mineral ukuran […]

Read more "Ramadhan #9: Nilai Guna"

Ramadhan #8: Ngasuh

Sabtu kemarin Planet Antariksa pas banget sama tanggal 1 Ramadhan 1438 H. Anak-anak seperti biasa datang ke saung. Hanya jumlahnya saja yang menurun. Mungkin masih di masa-masa munggahan atau apa lah alasannya, saya tak terlalu tahu. Kakak pengajar yang datang pun hanya saya, Putra, Nida, dan Nida Shofia. Minggu kemarin kami cuma main-main saja tak […]

Read more "Ramadhan #8: Ngasuh"

Ramadhan #7: Berguru pada Mamah dan Bapak

Guruku tersayang Guru tercinta Tanpamu apa jadinya aku Tak bisa baca tulis Mengerti banyak hal Guruku terimakasihku Terimakasih Guruku, Melly Goeslaw   Bapak dan mamah saya memberi contoh konret bahwa peran mereka di dunia pendidikan begitu konsisten. Seharian penuh keduanya berkecimpung di sekolah mencerdaskan anak ibu-bapak mereka sekaligus anak-anak bangsa ini. Sedari saya kecil semampu […]

Read more "Ramadhan #7: Berguru pada Mamah dan Bapak"

Ramadhan #6: Bocor

Sudah cukup lama kontrakan saya bocor di beberapa titik langit-langitnya. Bahkan sebelum teman-teman pergi satu persatu ke fase hidup mereka selanjutnya yang ternyata saya masih di dalamnya dan belum pergi seperti mereka. Setiap kali hujan turun dengan deras, kami harus menyiapkan ember atau wadah lain yang isinya diberi lap atau kain bekas agar menghindari percikan […]

Read more "Ramadhan #6: Bocor"