Teruntuk yang (Katanya) Ingin Jadi Penulis

Sebuah autokritik bagi diri saya sendiri. Semua hal bisa menjadi bahan tulisan. Tergantung ketajaman pikiran kita menghubung-hubungkan apa yang dirasakan serta diyakini untuk selanjutnya pantas dibaca, setidaknya minimal oleh diri sendiri. Kalau penulisnya bahkan mengeryitkan dahi sebagai tanda tak paham atas apa yang ditulisnya, atau merasa aneh ketika membacanya, maka jangan salahkan para pembaca yang […]

Read more "Teruntuk yang (Katanya) Ingin Jadi Penulis"

Menjadi Juri Esai

Beberapa hari lalu, tepatnya hari Selasa tanggal 21 Maret 2017 saya dihubungi salah satu pengurus Tutorial untuk menjadi juri lomba esai bertema I’m proud to be moslem. Bagi yang belum tahu, Tutorial adalah program yang terintegrasi dengan mata kuliah PAI dan Seminar PAI di UPI Bandung. Jadi ada sistem organisasi yang mengurusi kegiatan-kegiatannya. Sebelum saya […]

Read more "Menjadi Juri Esai"

Aku Takut Mencintaimu

Aku takut mencintaimu. Aku juga takut kamu mencintaiku. Bagaimana jadinya? Mencintaimu lebih menakutkan ketimbang kamu mencintai orang lain. Mencintaimu, aku sangat tak mau sedikit pun kamu terluka. Mencintaimu, aku tak ingin aku kamu benci. Aku mungkin akan pulang, akan pergi lagi. Kamu akan kembali sendiri. Ingatanmu akan terbebani. Aku sungguh membayangkan hatimu nyeri dan pikiranku […]

Read more "Aku Takut Mencintaimu"

Upgrading Ceria Planet Antariksa

berfoto di Taman Sejarah (foto ini diambil oleh seorang bapak baik hati) “Tanpa dituliskan, apa-apa yang berharga dalam hidup ita hanya akan menguap begitu saja. Kalaupun ingat, hal-hal yang pernah kita alami sulit untuk dikenang secara terperinci. Menuliskannya membuat ia sedikit abadi. Kita bisa menengoknya kapan saja, semau kita.” – Muhammad Irfan Ilmy Judul tulisan […]

Read more "Upgrading Ceria Planet Antariksa"

Masih Adakah?

  Terlalu banyak rahasia di antara kita. Aku hanya bisa membacanya dari banyak hal yang berserak tentang dada-dada kita yang dipenuhi sesak. Aku menyimpan  setiap memori bersamamu. Kurapikan dalam dompet yang isinya bukan uang, namun kenang. Bersama yang sebenarnya hanya dalam khayalan. Kita tak pernah pergi bersenang-senang berdua bukan? Kita bepergian dengan langkah kita sendiri-sendiri. […]

Read more "Masih Adakah?"

Tak Ada Yang Tahu Kecuali Kita

Suka bisa dibaca dari berbagai tanda-tanda tersurat maupun melalui bukti yang hanya sekilas terlintas. Orang yang tengah terpusat pikirannya pada yang disukai selalu mencari jalan pengekspresian atas perasaannya. Macam-macam pengungkapan dipilih oleh mereka yang sedang jatuh cintanya, terperangkap akal sehatnya. Menulis misalnya. Orang-orang yang sedang dalam pengaruh cinta seakan mendapatkan ilham mahahebat untuk mencurahkannya dalam […]

Read more "Tak Ada Yang Tahu Kecuali Kita"

Tentang Pelatihan Pemimpin Bangsa #8 (Bagian 1)

  Niat untuk menuliskan pengalaman mengikuti PPB #8 ini sudah ada di awal pelaksanaannya. Bahkan sejak dari Bandung sendiri saya sudah berencana ini akan jadi kontribusi yang bisa saya berikan kepada Indonesia melalui tulisan pengalaman yang mudah-mudahan bisa memberikan inspirasi kepada mahasiswa lainnya supaya mengikuti acara ini di tahun berikutnya. Pada kenyataannya, hingga sekarang sudah […]

Read more "Tentang Pelatihan Pemimpin Bangsa #8 (Bagian 1)"